Guru SMK di Demak Ciptakan SIAPEM Lindungi Aset Negara, Apa Itu?


DEMAK,KOMPAS.com – Era globalisasi digital makin meluas dan memengaruhi masyarakat. Semua bidang kehidupan tak bisa menolak menjadi bagian dari digitalisasi ini. Tak terkecuali bidang pendidikan terutama vokasional. Salah satu peran vital dalam pendidikan vokasional adalah komitmen dan kompetensi guru yang adaptif dan responsif terhadap perkembangan digital, untuk kepentingan pembelajaran.

Peran sebagai guru kompeten di era digital ini bisa disaksikan melalui sepak terjang M Agung Budikusuma (28), guru pada jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) SMK Negeri 1 Sayung Demak Jawa Tengah. Ia yang sejak kecil memang aktif mengotak-atik komputer, merasa tertantang untuk bisa menciptakan aplikasi-aplikasi yang memang dibutuhkan sebagai pendukung dunia kerja.

Berawal dari keprihatinan terhadap ketidakteraturan sirkulasi pinjam pakai barang atau aset di satuan pendidikan tempatnya mengajar, ia pun memutar otak untuk mendesain aplikasi sederhana namun tepat guna untuk persoalan tersebut. Dalam hitungan dua minggu, ia pun terus melakukan uji coba untuk membuat prototipe sistem aplikasi peminjaman alat dan bahan (barang) atau disingkat SIAPEM. “Sistem ini saya buat setelah melihat inventaris barang yang tidak tertata. Harapannya, media ini memudahkan pengurus barang untuk melacak posisi alat/barang yang dipinjam dan siapa peminjamannya,” tutur Agung kepada Kompas.com, Sabtu (11/12/2021).

Agung menyatakan, aplikasi berbasis web ini membutuhkan admin yang bertugas untuk mengawasi sirkulasi peminjaman. Ia berharap, SIAPEM ini menjadi salah satu solusi bagi digitalisasi dan transparansi aset sekolah yang notabene merupakan aset negara. “Prototipe ini bisa dikembangkan atau ditautkan pada aplikasi data pokok pendidikan (dapodik),” ucap Agung.

SIAPEM sempat dipamerkan oleh Agung pada gebyar gelar karya program upskilling dan reskilling guru SMK berstandar industri, diselenggarakan oleh Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Mesin dan Teknik Industri (BBPPMPV BMTI) di Makassar pada 6-9 Desember 2021. Agung menjadi salah satu peserta dengan prestasi terbaik di acara tersebut.

Upaya Agung untuk terus mengembangkan aplikasi-aplikasi yang tepat guna ini disambut baik oleh pihak sekolah. Santoso Kepala SMK Negeri 1 Sayung Demak mengungkapkan rasa bahagi atas prestasi yang diraih para pengajar di sekolah yang dipimpinnya. Baca juga: Polisi yang Abaikan Korban Tabrak Lari Dibebastugaskan “Kami sangat bangga, guru-guru SMKN 1 Sayung memiliki potensi yang luar biasa. Kami menyambut baik program upskilling dan reskilling ini,” ucap Santoso.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Guru SMK di Demak Ciptakan SIAPEM Lindungi Aset Negara, Apa Itu?”, Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2021/12/13/150906678/guru-smk-di-demak-ciptakan-siapem-lindungi-aset-negara-apa-itu?page=all#page2.
Penulis : Kontributor Demak, Ari Widodo
Editor : Ardi Priyatno Utomo

Tidak ada komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.